Menganggap Hasil Kerja Estafet, Bupati Arifin Berterima Kasih Kepada Presiden Jokowi dan Bupati Pendahulu

Menganggap Bendungan Tugu sebagai hasil kerja estafet, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin berterima kepada Presiden Jokowi dan bupati pendahulu. Terbangunnya Bendungan Tugu di Trenggalek tentunya tidak lepas dari peran serta mereka.

Untuk proses pembangunan sendiri saat ini telah memasuki tahap-tahap akhir. Selasa (21/9/2021) sudah mulai dilakukan pengisian tahapan awal. Tentunya ini menandakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) ini dapat segera difungsikan.

"Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden dan juga para bupati pendahulu, karena Bendungan Tugu ini merupakan hasil kerja estafet," ungkapnya, Selasa (21/9).

Dimulai tahun 2014 lalu rencananya Bendungan Tugu akan diresmikan Bulan November 2021 mendatang oleh Presiden Joko Widodo.

Kondisi Trenggalek sendiri sangat unik, berpotensi kekeringan bila kemarau panjang dan potensi banjir bila musim penghujan. Karena itulah keberadaan bendungan ini sangat dibutuhkan,  guna menjawab permasalahan iklim yang ada.

"Alhamdulillah kita sudah memasuki tahap akhir pembangunan Bendungan Tugu. Saat ini proses Inpounding (pengairan awal). Kemudian nanti kita akan pastikan bahwa target 1.200 hektar sawah bisa dialiri dari bendungan ini," lanjutnya

Kemudian juga, masih menurut pria yang akrab disapa Gus Ipin tersebut, "sumber air baku, selanjutnya juga pengendali banjir. Kemudian pemanfaatan lainnya, untuk energi listrik terbarukan baik dari potensi mikrohidro mapun solar panel yang bisa diplot disini, imbuhnya.

Ada beberapa manfaat, untuk pengairan, kemudian pengendali banjir, sumber air baku dan mungkin salah satunya untuk budidaya sektor perikanan, destinasi wisata dan juga sumber protein bagi masyarakat sekitar, tansdasnya.

Dalam kesempatan pengisian Bendungan Tugu, Bupati Arifin juga meminta doa restu  pembangunan adik Bendungan Tugu (Bagong). Diharapkan olehnya bisa berjalan lancar. Dapat melampaui segala kendala yang dihadapi. (Nur/ Dokpim)